Rus Nok Kero

Di Kecamatan Amarasi Timur ada sebuah desa bernama Enoraen. Di tempat itu terdapat sebuah pulau yang disebut Menifon. Di pulau Menifon ada bermacam-macam satwa yang dilindungi yaitu rusa, monyet, kakatua jambul kuning, ayam hutan, penyu, buaya dan kelelawar.
Di tengah pulau Menifon ada sebuah danau yang memanjang dan menjadi tempat hidup banyak satwa air. Biasanya air danau itu akan berkurang saat musim kemarau.
Suatu ketika, Rus nok Kero yang dalam Bahasa Indonesia artinya Rusa dan Monyet bertemu di danau tempat kawanan rusa hidup.

“Kok tumben kita datang pagi sekali ke danau ini. Memangnya di tempat biasa tidak ada lagi air untuk kita minum?”Tanya Rus.
“Iya, teman. Biasanya di musim kemarau seperti ini air di sebelah sana kering. Jadi kita harus ke sini yang ada banyak airnya.” Kero mencoba menjelaskan.

Selengkapnya: Rus nok Kero