Kisah Burung dan Binatan Lain

Towi-towi, Baewa Ba Sita
(Burung Towi-Towi, Belut dan Kobra)
Fabel dari Nias

Di sebuah hutan ada seekor burung towitowi, belut, dan ular kobra. Ketiga binatang tersebut berteman baik dan terkadang mereka berkumpul bersama. Di antara mereka bertiga, Burung Towi-towi adalah pembawa kabar kepada dua lainnya karena Burung Towi-towi jenis hewan yang bisa terbang, maka lebih cepat dalam menyampaikan berita. Sumber makanan Burung Towi-towi adalah ulat atau belatung. Pada suatu hari, Burung Towi-towi sedang risau karena sudah beberapa hari belum menemukan ulat untuk dimakan. Sehingga timbul dalam pikiran Burung Towi-towi untuk melakukan tipu muslihat supaya bisa mendapatkan ulat untuk dimakan. Pertama-tama Burung Towi-towi pergi menjumpai Belut. Dia bersiul di atas pohon. Belut bertanya kepadanya.
“Hai, Burung Towi-towi kenapa datang pagipagi sekali? Apa gerangan kabar yang engkau bawa?”
Burung towi-towi menjawab “Ada kabar yang kubawa untukmu, Belut. Ular kobra mengatakan seberapa besarnya engkau, dia bisa melahapmu hanya dengan sekali telan.”
“Ah, tak kusangka Kobra berkata demikian. Kenapa dia angkuh sekali?” kata Belut disertai amarah.
Lalu Towi-towi segera terbang lagi mendatangi tempat kediaman Kobra. Dia berkata kepada kobra.
“Kobra, saya baru saja dari tempat Belut, dan dia mengatakan padaku meskipun bisamu menyalanyala dia tidak takut.”
Panaslah telinga Kobra mendengar kabar yang disampaikan Burung Towi-towi.
“Tak kusangka Belut berkata seperti itu kepadaku. Aku sudah berteman dengannya sekian lama dan aku menyayanginya,” kata Kobra dengan amarah.

Burung Towi-towi terbang lagi menuju tempat belut.
“Belut, Kobra mempunyai niat jahat terhadapmu. Dia ingin memakanmu,” kata Towi-towi.
Belut marah dan dia berkata, “Wahai Burung Towi-towi, bagaimanakah caranya agar Kobra bisa mati dan aku bisa selamat?”
Burung Towi-towi berkata, ”Biar aku tanyakan dahulu kepada teman-temanku.”
Burung Towi-towi terbang lagi ke tempat Kobra.
“Belut sudah menyinggahi semua kolong batu untuk mencari bisa dan dia sudah mampu melawanmu.” kata Burung Towi-towi.
Lalu Kobra menjawab, “Baiklah, biar aku juga menyinggahi semua dasar gunung untuk mencari bisa, dan aku pasti dapat membunuh Belut.”
Burung Towi-towi terbang lagi ke tempat Belut.
“Ini caranya Belut, supaya Engkau dapat membunuh Kobra,” kata Burung Towi-towi. “Pergilah ke suatu tempat yang berpasir dan balutlah dirimu dengan pasir itu hingga engkau sebesar pohon sagu. Lalu hentak-hentakkanlah ekormu agar Kobra menelanmu dari bagian ekor terlebih dahulu, kemudian tubuhmu yang berselimut pasir.

Selengkapnya: Kisah Burung dan Binatan Lain