Kisah Petualangan Kancil dan Binatang Lainnya

La Osi Ba Buaya (Kancil dan Buaya)
Fabel dari Nias.

Di sebuah hutan hiduplah seekor kancil yang setiap hari selalu mencari makan di hutan. Tanpa terasa setelah lama berlalu mulailah habis buah-buahan yang menjadi makanan kancil. Ia mencari ke sana-kemari namun tidak bertemu buah-buahan yang dapat dimakan, dan kancil merasa sangat kelaparan. Lalu ia tiba di sungai dan melihat begitu banyak buah-buahan yang dapat dimakan di seberang sungai. Kancil pun mencari jalan untuk menyeberang sungai. Ia berjalan ke hulu sungai, juga ke muara namun tidak ada jalan untuk menyeberang karena sungainya begitu dalam dan lebar apalagi di sana banyak sekali buaya. Semakin lama ia merasa sangat lapar dan semakin tidak kuat untuk bertahan. Tiba-tiba timbul akal Kancil. Ia duduk di tepi sungai dan bernyanyi

Buaya yang bijaksana, buaya yang baik hati, yang menghidupkan yang mati.

Berulang kali ia bernyanyi sampai terdengar oleh Buaya di dalam sungai. Lalu seekor Buaya yang sangat besar berenang mendekati Kancil yang ada di tepi sungai, dan berkata, “Hai Kancil begitu merdu suaramu, coba nyanyikan sekali lagi. Si Kancil bernyanyi berulang kali:

Buaya yang bijaksana, buaya yang baik hati, yang menghidupkan yang mati.

Tersentuhlah hati sang Buaya mendengar nyanyian si Kancil. Lalu Buaya bertanya, “Hai Kancil sepertinya ada masalah yang sedang engkau hadapi. Ada apa gerangan?”
Kancil menjawab bahwa ia ingin ke seberang sungai namun tidak dapat berenang karena air sungainya dalam dan deras. Akhirnya Buaya siap menolong Kancil, lalu berkata, “Kalau hanya itu saya siap membantumu. Naiklah ke punggungku aku akan menyeberangkan Engkau.”

Selengkapnya: Kisah Petualangan Kancil dan Binatang Lainnya