Lawang Kota Kenangan

Jika nama kota Malang disebut, apa kira-kira yang ada di benak kalian? Barangkali kalian akan menjawab kota dingin, kota pelajar, kota dengan tujuan wisata utama di Jawa Timur, atau bisa jadi buah apel malang yang khas itu.
Ya, kota Malang memang terkenal dengan kota dingin karena dikelilingi oleh beberapa gunung, di antaranya Gunung Arjuno, Semeru, Bromo, Kawi, dan Panderman.
Kota Malang juga menjadi kota tujuan untuk belajar. Universitas ternama berada di Malang, seperti Universitas Brawijaya, Universitas Negeri Malang, Universitas Islam Malang, dan Universitas Muhammadiyah Malang.
Malang Raya juga banyak menyimpan ragam destinasi wisata yang menarik, baik wisata alam maupun wisata buatan. Sebut saja, kota Batu dengan wisata buatannya, seperti Jatim Park 1 dan 2, Batu Night Spectaculer, Secret Zoo, dan Predator Fun Park. Selatan Malang juga
amat memesona dengan deretan pantainya yang indah, seperti Balekambang, Bengkung, Tiga Warna, dan Bajul Mati. Air terjun yang ada di Malang juga menarik, seperti Coban Rondo dan Coban Talun. Buah apel juga menjadi produk andalan Malang.
Sementara itu, kota Lawang yang akan dibahas di buku ini adalah sebuah kota kecil yang berada paling utara dari Kabupaten Malang. Lawang termasuk salah satu dari 33 kecamatan yang ada di Kabupaten Malang.
Apabila kalian sudah pernah mengunjungi Malang melalui jalur darat, kota Lawang akan dilewati sebagai daerah pertama sebagai pintu masuk ke Malang Raya (Kabupaten Malang, Kotamadya Malang, dan Kota Administratif Batu) setelah Kabupaten Pasuruan.

Lawang terletak di jalur utama poros kota Surabaya—Malang. Kecamatan ini berbatasan dengan Kabupaten Pasuruan di sebelah utara, Kecamatan Singosari di sebelah barat dan selatan, serta Kecamatan Jabung di sebelah timur.
Secara geografi Lawang termasuk daerah pegunungan dengan ketinggian 485—560 di atas permukaan laut dan memiliki kemiringan 15%. Suhu rata-rata 22—32 derajat Celcius. Curah hujan mencapai rata-rata 349 mm/tahun.

Selengkapnya: Lawang kota Kenangan