Mari Mengenal Bumbu Nusantara

Aneka jenis bumbu dari rempah dibagi menjadi empat. Bumbu-bumbu kering, basah, daun, dan bumbu batang. Bumbu kering di antaranya ketumbar, pala, dan merica. Bumbu basah di antaranya kunyit, kencur, temu kunci, jahe, dan laos atau lengkuas. Bumbu daun misalnya daun salam, daun jeruk, dan daun pandan. Bumbu batang misalnya serai dan kayu manis. Bumbu kering sering digunakan dalam bentuk halus.
Namun, ada juga yang digunakan dalam bentuk utuh. Bumbu kering memiliki fungsi yang sama dengan bumbu basah. Memberikan rasa dan aroma terhadap masakan. Adas, jintan, dan kemiri digunakan dalam hidangan daging, seperti gulai, kari, opor, soto, sup, dan tongseng.
Pala, cengkih, dan kayu manis untuk hidangan manis, misalnya aneka kue, puding, dan minuman.
Ada juga kapulaga dan jinten untuk masakan Timur Tengah, misalnya kari, pacri, dan kebab.
Dalam buku ini kita akan membahas mengenai berbagai bumbu dari rempah yang digunakan dalam masakan khas Indonesia.
Ayo kawan, kita simak bersama!
Cengkih
Cengkih ditanam di Indonesia, terutama di Pulau Banda. Cengkih adalah tanaman asli Indonesia, banyak digunakan
sebagai bumbu masakan pedas di negara-negara Eropa. Cengkih digunakan untuk memberi aroma pada masakan. Cengkih memiliki rasa yang tajam, kuat, dan juga pedas. Cengkih kualitas baik berwarna hijau kekuningan, berbentuk kuncup atau belum mekar. Cengkih umumnya digunakan sebagai penambah aroma, seperti pada gulai, kari, dan nasi kebuli. Cengkih juga digunakan sebagai hiasan pada kue nastar, bolu, dan sebagainya.

Cengkih

Selengkapnya: Mari Mengenal Bumbu Nusantara