Permainan Tradisional Anak Nusantara

Bermain Engklek

Permainan engklek merupakan permainan tradisional di Indonesia yang sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda. Sebagian pendapat mengatakan permainan ini berasal dari Inggris. Permainan ini dikenal juga dengan nama batu lempar atau gacok.
Gacok dapat berupa batu atau keramik yang besarnya berkisar 5-7 cm atau lebih, yang dibuat pipih dan tidak tajam. Gacok dibuat dengan cara menggosokkan batu ke lantai atau semen. Setelah selesai membuat gacok, carilah lapangan atau halaman sebagai lokasi bermain.

Batas lokasi bermain dibuat garis kotak-kotak. Garisnya dibuat dengan kapur atau batu bata. Jika bermain di tanah, kotaknya bisa dibuat dengan ujung kayu atau ranting.
Buatlah enam kotak dari atas ke bawah. Pada kotak kelima, buat lagi kotak kanan dan kiri sehingga membentuk
seperti huruf T. Setelah selesai, silakan bermain. Permainan engklek bisa dilakukan dengan satu atau dua batu lempar. Pada permainan dengan satu batu lempar, pemain boleh dua orang atau lebih. Pemain pertama melempar
batunya dari kotak terdekat atau kotak pertama. Jika batu lempar tidak meleset, pemain pertama boleh melanjutkan
dengan melangkahi kotak pertama. Cara melewatinya sambil jinjit.
Pada permainan dengan dua batu lempar, hampir sama seperti satu batu lempar. Permainan ini hanya memerlukan penambahan gerakan membolak-balikkan batu lempar di telapak tangan sambil melompat. Artinya, satu batu di kotak, satu batu di tangan yang dibolak-balik.

Selengkapnya: Permainan Tradisional Anak Nusantara