Sepotong Surga Bernama Indonesia

Alasan untuk Mencinta

Karena di sini kita lahir, kemudian senantiasa rindu untuk kembali di saat jauh, itu wajar. Sangat biasa. Karena di sini kita dibesarkan, lalu sangat bangga dengan kampung maupun negeri tempat kita tinggal, itu wajar. Sangat biasa. Inilah cinta yang secara alamiah tumbuh (mahabbah thabi’iyah). Cinta semacam ini dapat terkikis, meskipun rindu dan bangga mungkin sesekali muncul. Cinta seperti ini mudah hilang tatkala kita menemukan tempat yang kita rasa lebih nyaman. Cinta semacam ini tidak membangkitkan komitmen yang kuat untuk melakukan terbaik bagi negeri tempat kita tinggal maupun warganya. Cinta jenis ini tidak mendorong kita berbuat terbaik bagi negeri kita. Apalagi jika kebanggaan sudah terkikis.
Maka kita perlu alasan untuk mencinta. Kita perlu memiliki kesadaran penuh sehingga kita mencintai negeri ini bukan sekedar karena keindahannya, tetapi karena ada yang sangat berharga. Dari negeri ini, ada sumbangan bagi dunia yang perlu kita kenali. Kata peribahasa, tak kenal maka tak sayang. Begitu pula cinta ini. Dari mengenal akan tumbuh cinta. Mengenali dengan baik dapat menjadi alasan yang kuat untuk mencinta.


Selengkapnya: Sepotong Surga